Thursday, July 12, 2012

Bolehkah melakukan hubungan seksual pada saat hamil ?

Bolehkah melakukan hubungan seksual pada saat hamil ?
Melakukan hubungan seksual pada tiga bulan pertama memang tidak dianjurkan. Pasalnya, kehamilan pada usia tersebut belum kuat dan rawan keguguran.
Pada kehamilan muda berusia tiga bulan, pasangan suami istri masih harus waspada dan sebaiknya tidak melakukan hubungan intim dulu. Hal ini berlandaskan pada alasan karena tiga bulan pertama merupakan masa rawan di mana janin mulai terbentuk. Kalau terkena benturan sedikit, janin rawan keguguran.
Meski demikian, melakukan hubungan intim saat hamil tidaklah membahayakan bila dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena melakukan hubungan intim sangat dianjurkan untuk memperlancar proses kelahiran.
Orgasme saat berhubungan intim itu akan melatih otot-otot rahim untuk berkontraksi. Hal itu akan lebih mempercepat proses kelahiran.
hubungan intim boleh dilakukan selama kondisi istri benar-benar dalam sehat dan prima. Artinya istri terbebas dari bahaya-bahaya seperti keguguran yang berulang.

Karena kelemahan rahim, maka biasanya istri akan mengalami beberapa kali keguguran. Pada kondisi ini, berhubungan seks saat hamil lebih tidak dianjurkan karena akan sangat rentan untuk terjadinya keguguran janin.

Keguguran janin, dapat terjadi karena kontraksi saat melakukan hubungan intim yang akan membahayakan kondisi kandungan. Goncangan serta perasaan excited yang terjadi saat melakukan hubungan intim akan membahayakan kandungan yang lemah.

Apabila istri dalam kondisi kandungan yang lemah maka dokter sering memberi obat penguat. Hanya saja, obat-obatan yang dikonsumsi bukan tidak berisiko, karena itu tetap harus berdasarkan resep dokter.

Kalau istri punya riwayat keguguran berulang kali, maka biasanya dokter akan memberi hormon penguat. Sementara itu, bila istri tidak pernah memiliki riwayat keguguran sebelumnya, maka pemberian hormon penguat itu tidak perlu. Karena pemberian hormon akan memengaruhi anak, sebab masuk melalui darah. Hanya saja, pada kasus keguguran, maka resiko tersebut diabaikan. Karena itu, bila tidak memiliki riwayat keguguran maka tak perlu mengkonsumsi hormon penguat tersebut.
Description: Bolehkah melakukan hubungan seksual pada saat hamil ? Rating: 4.5 Reviewer: Ningsih iyya - ItemReviewed: Bolehkah melakukan hubungan seksual pada saat hamil ?

No comments:

Post a Comment

Google+ Followers